1, Jan 2026
Telkomsel Prioritaskan Keamanan Data Pelanggan dalam Registrasi Kartu SIM

Jakarta — Telkomsel menegaskan komitmennya untuk menjaga keamanan data pelanggan dalam implementasi sistem registrasi kartu SIM (Subscriber Identity Module) baru yang akan menggunakan data biometrik wajah.

 

VP Corporate Communications & Social Responsibility Telkomsel, Abdullah Fahmi , menyatakan bahwa seluruh proses dan sistem registrasi dirancang sesuai dengan peraturan, tata kelola, serta praktik industri telekomunikasi terbaik. Telkomsel juga telah mengantongi sertifikasi ISO 27001 untuk Sistem Manajemen Keamanan Informasi serta ISO 27701 untuk Sistem Manajemen Perlindungan Data Pribadi.

 

Fahmi menjelaskan bahwa teknologi biometrik yang digunakan juga dilengkapi dengan deteksi keaktifan , sehingga dapat memastikan keaslian identitas pelanggan dan meminimalkan risiko pemalsuan atau cakupan data.

 

Pemerintah akan mulai menerapkan sistem registrasi kartu SIM berbasis data biometrik wajah pada 1 Januari 2026 . Pada tahap awal, registrasi biometrik masih bersifat opsional , dan pelanggan dapat memilih antara metode lama berdasarkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) atau metode baru berbasis pengenalan wajah.

 

Telkomsel akan menyediakan layanan registrasi biometrik ini di gerai-gerai GraPARI Telkomsel agar pelanggan mendapatkan pendampingan langsung dari petugas. Sistem ini direncanakan akan berlaku sepenuhnya mulai 1 Juli 2026 , dan nantinya proses registrasi dapat dilakukan secara mandiri tanpa harus datang ke gerai.

 

Upaya ini dilakukan sebagai bagian dari langkah untuk membatasi ruang gerak pelaku kejahatan digital yang sering memanfaatkan nomor telepon sebagai alat penipuan.

 

 

Penulis : Siska Amelia Putri | Editor : Putra Sanjaya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Sorry, no related posts found.