11, Feb 2026
Jangan Salah Kaprah, Ini Mitos Seputar Kolagen yang Perlu Diketahui

 

Jakarta, 11 Februari 2026 – Kolagen semakin populer sebagai suplemen kesehatan dan kecantikan. Banyak orang percaya bahwa kolagen dapat menjaga kulit tetap elastis dan awet muda. Namun, masih banyak anggapan keliru atau mitos seputar kolagen yang beredar di masyarakat — mulai dari cara kerja, manfaat, hingga siapa yang perlu mengonsumsinya.

 

Kolagen sendiri adalah protein penting yang terdapat di dalam tubuh. Selain berperan pada kulit, kolagen juga mendukung kesehatan sendi, ligamen, rambut, kuku, dan jaringan tubuh lainnya. Karena itu, pemahaman yang tepat tentang kolagen sangat penting agar kita tidak terjebak pada informasi yang salah.

 

Mitos-mitos Seputar Kolagen

 

Berikut sejumlah mitos umum tentang kolagen dan faktanya:

 

🔹 1. Semua kolagen sama
Banyak orang berpikir bahwa semua suplemen kolagen memberikan manfaat yang sama. Faktanya, jenis kolagen dan sumbernya sangat berdampak pada efektivitasnya di tubuh. Misalnya, kolagen tipe I paling dominan di kulit, sementara kolagen laut diketahui lebih mudah diserap oleh tubuh.

 

🔹 2. Kolagen hanya bermanfaat untuk kulit
Sebenarnya kolagen juga bekerja untuk kesehatan sendi, ligamen, rambut, dan kuku. Kekurangan kolagen bisa memengaruhi elastisitas jaringan tubuh lain selain kulit.

 

🔹 3. Suplemen kolagen memberikan hasil instan
Perubahan akibat konsumsi kolagen tidak terjadi seketika. Karena kolagen bekerja dari dalam tubuh, manfaatnya baru dapat dirasakan setelah beberapa minggu konsumsi rutin, seperti kulit yang lebih lembap atau sendi yang terasa lebih nyaman.

 

🔹 4. Suplemen kolagen sama dengan suplemen protein biasa
Walaupun sama-sama mengandung asam amino, kolagen berbeda dengan protein umum seperti whey atau kedelai. Kolagen memiliki peptida spesifik yang membantu struktur jaringan ikat tubuh, sementara protein biasa lebih berperan pada energi dan pertumbuhan otot.

 

🔹 5. Kolagen hanya untuk wanita
Meski sering dikaitkan dengan kecantikan kulit wanita, kolagen juga penting bagi pria, terutama yang aktif berolahraga atau mengalami penurunan elastisitas jaringan seiring usia.

 

🔹 6. Kolagen baru dibutuhkan saat usia tua
Produksi kolagen tubuh mulai menurun sejak usia pertengahan 20-an. Oleh karena itu, memenuhi kebutuhan kolagen sejak dini dapat membantu menjaga kesehatan kulit dan jaringan tubuh secara berkelanjutan.

 

Kesimpulan

Kolagen bukan sekadar “produk kecantikan”, tetapi bagian dari protein penting untuk seluruh jaringan tubuh. Penting untuk memahami fakta — bukan sekadar mengikuti tren — agar manfaat kolagen benar-benar dirasakan tanpa kesalahpahaman.

 

Konsultasikan pilihan suplemen dan cara yang tepat untuk kebutuhanmu dengan tenaga kesehatan profesional bila diperlukan.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Related Posts

Rutinitas Sehat yang Bisa Dilakukan di Rumah Tanpa Perlu Peralatan Mahal

Menjaga kesehatan tidak harus melulu ke gym atau mahal‑mahal membeli alat olahraga. Banyak aktivitas sehat yang bisa kamu lakukan di…

5 Kebiasaan Pagi yang Bisa Meningkatkan Energi Sepanjang Hari

Pagi adalah waktu yang menentukan kualitas hari kita. Bagaimana kita memulai pagi sering kali akan memengaruhi mood, produktivitas, dan energi…

7 Cara Hidup Sehat yang Terbukti Bikin Badan Tetap Bugar dan Tahan Penyakit

Hidup sehat bukan hanya tren — melainkan gaya hidup yang terbukti secara ilmiah membantu menjaga kebugaran tubuh dan meningkatkan daya…